Senin, 14 Januari 2013

Analisis Artikel

Finally.....Tugas tulisan terakhir adalah menganalisis sebuah artikel

http://www.untukku.com/artikel-untukku/mengobati-sakit-karena-penghianatan-cinta-untukku.html

Analisinya.....

Pada bagian "Bangun tidur di pagi hari terus mandi", Kata "terus" pada kalimat ini tidak begitu tepat, lebih tepat jika menggunakan kata "kemudian".

"Namun saya sadar selama hidup di dunia permasalahan selalu ada" , Kata "Permasalahan" lebih enak diganti menjadi "Masalah"

"Ina dan Ita bersahabat sejak kecil. Tak tahu kapan persisnya" , Kata "Tak tahu" diganti menjadi "Tidak Tahu"

"Mungkin sejak keluarga mereka boyongan ke perumahan baru di daerah Rungkut", Kata "boyongan" merupakan bahasa tidak tepat, bisa diganti "berboyong-boyong"

Demikian analisis yang saya buat, semoga memiliki banyak manfaat.....

TELAAH KALIMAT EFEKTIF

PENGERTIAN
Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.

Ciri-ciri kalimat efektif:
1. KESEPADANAN STRUKTUR BAHASA
• Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.
• Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
• Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok.
• Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.

BEBERAPA CIRI KESEPADANAN
• Mempunyai struktur jelas.
• Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
• Tidak terdapat subjek ganda.
• Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Contoh-contoh Kesepadanan

• Kepada setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi = subyeknya tidak jelas.
• Tentang kelangkaan pupuk mendapat keterangan para petani. à unsur S-P-O tidak berkaitan erat
Mestinya…
• Setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi.
• Para petani mendapat keterangan tentang kelangkaan pupuk.


2. KEPARALELAN ATAU KESEJAJARAN BENTUK
• Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat.
• Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan nomina.
• Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.
Contoh-contoh Kepararelan:
1. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah pengecatan tembok, memasang lampu, pengujian sistem pembagian air, dan menata ruang.
2. Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara wajar

3. KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA
• Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.
• Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:
1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
2. Melakukan pengulangan (repetisi)
3. Melakukan pengontrasan kata kunci
4. Menggunakan partikel penegas

Penekanan Kata :
1. Menempatkan kata yang ditonjolkan di awal kalimat.
􀂄 Sumitro menjelaskan bahwa manusia mempunyai kecenderungan tidak puas.
􀂄 Persoalan itu dapat diselesaikan dengan mudah.
2. Repetisi
– Saudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi
– Pembangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi, tidak hanya berdimensi ekonomi tapi juga dimensi politik, dimensi sosial, dan dimensi budaya
3. Pengontrasan kata kunci
– Informasi ini tidak bersifat sementara, tetapi bersifat tetap.
– Peserta kegiatan ini adalah laki-laki, bukan perempuan.
4. Partikel Penegas
– Andalah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu
– Meskipun hujan turun, Ia tetap bersemangat berangkat ke sekolah

4. KEHEMATAN KATA
􀂄 Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu jadi  kata menjadi padat berisi.
Dapat dilakukan dengan cara:
􀂄 Menghilangkan pengulangan subyek
􀂄 Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
􀂄 Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
􀂄 Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
  1. Contoh Menghilangkan pengulangan subyek
􀂄 Karena ia tak diundang, dia tidak dating ke tempat itu.
Mestinya menggilangkan kata ia
  1. Contoh Menghindarkan pemakaian superordinate pada hiponimi kata
􀂄 Mira adalah gadis yang memakai bajuwarna merah
Mestinya menggilangkan kata warna
  1. Contoh Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
􀂄 Jangan naik ke atas karena licin.
Mestinya menggilangkan kata ke atas
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
􀂄 Ia mengambil semua jeruk-jeruk yang masih ada di meja.

5.KESATUAN GAGASAN
􀂄 Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat.
􀂄 Contoh:
􀂄 Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.

6.KELOGISAN
􀂄 Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
Contoh:
􀂄 Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki
􀂄 Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
􀂄 Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.

Sumber : suhandiah.ppt.bahasa indonesia

KATA SERAPAN

Tugas Tulisan B.Indonesia

Contoh- contoh Kata Serapan (Bidang Sistem Informasi)

1. Remove
Artinya adalah menghapus, tapi maksudnya bukan menghapus mantan dari ingatan kamu loh ya... dalam bidang IT ini berarti membuang atau menghapus suatu program, file, data atau apapun.
2. Backup
Artinya dalam dunia IT ini sering dibicarakan, misal "eh komputer gue kena virus nih, tolong install ulang ya! tapi filenya di backup dulu" nah backup disini dimaksudkan untuk mengamankan data kita supaya tidak hilang.
3. Install
Artinya adalah memasang dalam bidang IT biasanya diartikan memasang suatu program / aplikasi ke dalam sebuah perangkat.
4. Ethernet Cable
Semua kabel media untuk jaringan Ethernet. Contoh Ethernet Cable yaitu kabel jenis 10base5, UTP/STP.
5. Booting
Adalah proses pengenalan atau inisialisasi software terhadap hardware dan itu dilakukan setelah proses POST.
6. For...Next
Pernyataan dalam bahasa pemrograman untuk melakukan perulangan satu atau serangkaian instruksi. Digunakan apabila telah diketahui dengan jelas berapa kali hams melakukan perulangan.
7. ACL (Access Control Unit)
Metode untuk membatasi penggunaan layanan secara selektif yaitu dengan membuat daftar layanan mana yang boleh diakses maupun tidak oleh host tertentu
8. Restore
Artinya adalah mengembalikan file yang sudah kita backup tadi ke tempat semula.
9. Active X
Lingkungan pemrograman yang dilakukan oleh Microsoft untuk menciptakan sistem yang aktif pada halaman Web, yang juga mendukung Java, JavaScript, Visual Basic dan bahasa-bahasa pemrograman lainnya yang semuannya itu terbatas dan hanya dapat digunakan pada Internet Explorer.

10. Add in
Peralatan tambahan yang dipasangkan pada salah satu board yang tersedia.
11. Abort
Adalah perintah untuk membatalkan jalannya suatu program secara paksa dan mengmbalikan ke sistem operasi

12. AI (Artificial intelegent)
Ilmu yang mengembangkan komputer supaya dapat bekerja dan berpikir serta mengambil keputusan seperti layaknya manusia.

13. Algorithm
Urutan langkah-langkah yang diperlukan untuk memecahkan perhitungan logika atau matematika

14. BCD (Binary Coded Desimal)
Sebuah sistem sandi yang umum digunakan untuk menyatakan angka desimal secara digital.

15. Beaconing
Suatu kondisi yang timbul saat ditemukan keadaan error. Kondisi tersebut mencegah terjadinya komunikasi sepanjang keadaan error belum diatasi.

16. Beep
Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.

17. Beta
Dalam dunia pemrograman software, Beta adalah tahap akhir penyempurnaan software. Software yang masih berstatus Beta dimungkinkan masih memiliki "bug" di dalamnya.

18. Character Oriented Protokol
Jenis protokol data link yang menggunakan kode tertentu yang sudah disepakati untuk mengirimkan informasi serta mengendalikan transmisi.

19. CHDIR
Perintah untuk pindah atau mengaktifkan direktori dalam lingkungan sistem operasi DOS. Penulisan perintah ini sering disingkat dengan "cd" diikuti nama direktori tujuan

20. ChkDSK
Program untuk mengecek keadaan dan isi dari sebuah disk dalam sistem operasi DOS. Sebelumnya hams memiliki file CHKDSK.EXE dahulu.

21. Client-Server
Suatu bentuk arsitektur dimana client adalah perangkat yang menerima yang akan menampilkan antarmuka pemakai dan menjalankan aplikasi (komputer ) dan server adalah perangkat yang menyediakan dan bertindak sebagai pengelola aplikasi, data dan keamanannya (server atau mainframe).
  
22. BCS (Block Check Sequence)
Akhir dari deretan bit isi suatu register geser; digunakan untuk melakukan pengecekan kesalahan pada transmisi data antar komputer.

23. Command
Sebutan untuk kata-kata yang meminta komputer melaksanakan sesuatu tugas

24. Command Line
Perintah berupa teks yang diketikkan dengan tujuan untuk berinteraksi dengan sistem komputer.

25. Execute
Instruksi menjalankan program yang telah dikompilasi oleh komputer.

Selasa, 13 November 2012

Tugas 2 "Peranan Bahasa Indonesia Dalam Era Globalisasi"

 Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi

Setiap makhluk hidup membutuhkan komunikasi. Mereka membentuk sebuah komunitas yang memunyai kesepakatan-kesepakatan tertentu untuk memaknai sebuah kode yang disampaikan oleh si komunikan. Manusia pun tidak bisa lepas dari komunikasi. Ada dua macam jenis komunikasi, yaitu komunikasi secara linguistik dan paralinguistik. Komunikasi secara linguistik ini lazimnya digunakan oleh manusia, itulah yang membedahkan manusia dengan hewan karena manusia dapat menggunakannya dengan segenap akal pikiran. Sedangkan komunikasi paralinguistik yang lazimnya digunakan oleh hewan melalui kualitas suara, gerak tubuh, jarak dan isyarat.

Bahasa adalah sebuah sistem lambang yang berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam, dan manusiawi (Alwasilah, 1995:14). Bahasa memunyai peran penting dalam keseharian manusia. Bahasa itulah yang menerjemahkan segala keinginan manusia untuk memperoleh tujuannya. Dari bahasa itulah muncullah berbagai macam bahasa dunia sebagai pertanda produktivitas manusia. Di Indonesia kita mengenal bahasa nasional kita yaitu bahasa Indonesia. Selain itu juga ada bahasa-bahasa daerah yang menjadi penopang berdirinya bahasa Indonesia. Jika kita menilik kebelakang tentang perkembangan sejarah bahasa Indonesia kita tahu bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang berdiri sendiri dan terpisah dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia adalah hasi pertumbuhan sosial budaya bangsa sepanjang sejarah. Sutan Takdir Alisjahbana (1957:35) mengatakan “ bahasa Indonesia ialah bahasa perhubungan yang berabad-abad tumbuh perlahan di kalangan penduduk asia selatan dan yang setelah bangkitnya pergerakan kebangsaan rakyat Indonesia pada permulaan abad kedua puluh dengan insaf diangkat dan dijunjung sebagai bahasa persatuan”. Meskipun dalam perkembangannya kita juga tidak bisa lepas dari peran bahasa Melayu tetapi bahasa Indonesia perlahan memisahkan diri dari bahasa Melayu dan berdiri sendiri karena bahasa Indonesia bersifat fleksibel. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya bahasa Indonesia di seluruh kalangan rakyat Indonesia setelah disahkan menjadi bahasa nasional pada 28 Oktober 1928 yang ditandai Sumpah Pemuda.

Dari bahasa inilah kita bisa meningkatkan nasionalisme kita. Bertahun-tahun kita tertindas oleh Belanda karena salah satu faktor kita adalah lemah dalam hal komunikasi antara daerah yang masing-masing daerah memunyai bahasa daerah sendiri-sendiri. Dibalik kemerdekaan RI yang diproklamsikan pada 17 Agustus 1945 ada peran bahasa Indonesia yang menjadi pemersatu hubungan antar daerah. Dari situ rakyat Indonesia mengerti maksud yang diinginkan oleh tokoh-tokoh negeri ini. Kesadaran untuk menggunakan bahasa Indonesia sangat tinggi di kalangan masyarakat kita. Maka, tidaklah salah jika bahasa Indonesia di sahkan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai bahasa Nasional. Lambat laun seiring berjalannya zaman dan perkembangan ilmu teknologi kesadaran berbahasa Indonesia di kalangan masyarakat Indonesia mulai meluntur. Mereka lebih bangga berlogat asing atau kebarat-baratan. Di era modern ini, pengaruh budaya asing termasuk sangatla muda masuk di negeri kita tidak terkecuali bahasa. Bahasa global mulai mempengaruhi aktivitas komunikasi masyarakat kita. Banyak sekali iklan-iklan yang menggunakan lebel asing. Mereka lebih yakin menggunakan bahasa asing ketimbang bahasa Indonesia karena dinilai bahasa asing lebih memunyai daya saing dan jual yang tinggi disbanding dengan menggunakan lebel bahasa Indonesia.

Ironis memang. Di tengah perkembangan zaman globalisasi ini semua aspek bisa terpengaruhi. Tak terkecuali bahasa kita. Jika kita menelaah panjang ke belakang bagaimana perjuangan para pendahulu kita untuk memersatukan negeri ini, mengusir penjajah dari bumi pertiwi dengan segenap jiwa raga, setelah tujuan sudah digemgam dan tinggal menikmatinya kita malah ingin kembali mengulang masa kelam sejarah bangsa ini dengan memetingkan menggunakan bahasa asing.

Di dunia pendidikan pun tidak terlepas dari kekangan globalisasi. Banyak sekolah yang merebut nama RSBI yang lebih mengandalkan kemampuan berbahasa asing. Justru di pendidikan inilah harus bisa menjadi filter derasnya arus globalisasi. Dalam hal ini sah-sah saja jika ingin mempelajari budaya dan bahasa asing sebagai bentuk aktualisasi bangsa terhadap dunia global agar kita tidak kalah bersaing di kanca internasional. Tetapi, kita harus menjaga pusaka bangsa ini yang berupa bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa perjuangan yang akan selalu digunakan untuk bermasyarakat. Alangkah sedihnya jika kita sebagai penutur asli bahasa Indonesia tidak lagi menghiraukan bahasa sendiri. Lebih-Lebih kita sudah lupa bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa nasional. Bahasa asing selayaknya digunakan sebagai bentuk pembelajaran yang bersifat tak baku. Artinya, bisa dilakukan hanya di kalangan sekolah dan sebatas bisa mengucapkan saja. Secara sosiolinguistik jika mengacu pada tempat terjadinya komunikasi dan melihat kondisi masyarakat bahasa sekitar sangat mubazir penggunaan bahasa asing karena penutur masyarakat bahasa kita menggunakan bahasa Nasional. Lain halnya jika kita berada di luar Indonesia atau masyarakat penutur bahasa Indonesia, maka kita wajib menggunakan bahasa asing sebagai bahasa internasional yang digunakan oleh seluruh masyarakat bahasa di negara manapun. Hal itu akan terasa sekali manfaatnya dibandingkan dengan penggunaan di lingkungan masyarakat bahasa Nasional.

Tameng utama untuk membendung arus globalisasi adalah lewat dunia pendidikan. Apalagi Kemendikbud mencanangkan pendidikan karakter. Di sinilah peran sekolah untuk kembali bangun dari ketidaksadarannya akan penggunaan bahasa asing yang berlebihan. Bahasa Indonesia adalah salah satu karakter bangsa yang wajib dijunjung tinggi dan dijaga kelestariannya sebagai bentuk penghargaan kita kepada para pejuang yang telah menghadiahkan sebuah kemerdekaan untuk anak cucunya. Bila lewat pendidikan tidak bisa mencegahnya maka kita bisa melihat bahwa bahasa Indonesia tinggal nama dan sejarah saja.

Semakin banyaknya sekolah-sekolah yang menggiatkan muridnya untuk berbahasa asing tanpa adanya filter dan pengarahan yang tepat lambat laun bahasa Indonesia akan ditinggal oleh masyarakat bahasa itu sendiri. Keterbiasaan yang diajarkan di sekolah akan di bawah oleh murid kedalam kesehariaannya untuk diprakteknya. Kalau bahasa Indonesia sudah ditinggal oleh penutur aslinya maka pendidikan di negeri kita gagal mencetak murid yang berkarakter.

Apakah kita tidak bisa menginternasionalkan bahasa Indonesia?

Pertanyaan di atas terdengar konyol atau hanya impian yang mengada-ada. Kita perlu belajar dari bangsa Inggris bagaimana bahasa mereka menjadi bahasa internasiol. Salah faktor yang bisa kita pelajari dari bangsa Inggris untuk membangun kekuatan bahasanya adalah membangun ekonomi negeri dengan berbasis keindonesiaan. Artinya, para penggiat ekonomi tidak usah malu-malu lagi untuk member label nama Indonesia pada setia produk yang dikelolanya. Sehingga dengan demikian masyarakat dunia akan mengenal bahasa Indonesia. Kita sebagai penutur asli bahasa Indonesia memunyai tugas yang tak kalah pentingnya seperti para pahlawan kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, yaitu membuat bahasa Indonesia memunyai daya jual yang tinggi di mata dunia internasional. Demikian itulah yang akan membuat bahasa Indonesia dikenal sehingga orang akan penasaran untuk memperlajari bahasa Indonesia.

Masyarakat penutur bahasa Indonesia pun sudah banyak yang hidup dan mencari penghidupan di luar Indonesia. Sepatutnya mereka tidak malu lagi ketika bertemu dengan sesama orang Indonesia untuk berbahasa Indonesia, dengan demikian secara tak sadar membuat orang yang tidak kenal dengan pola komunikasi kita akan mencari tahu bahasa apa yang kita gunakan dan dari mana asalnya. Lingkungan kerja yang heterogen membuat orang di luar komunitas Indonesia mudah mengenali pola komunikasi kita. Dari situlah mereka akan mencoba menggali lebih dalam tentang kebahasaan kita. Sehingga dari situ kita sudah mengajak orang untuk berbahasa Indonesia meskipun dalam taraf pasif.

Ragam budaya Indonesia bisa dijadikan alat untuk mempromosikan bahasa Indonesia di luar Indonesia. Kita sering menjumpai orang asing atau para turis yang berkunjung ke Indonesia tertarik untuk mempelajari budaya negara kita. Sepatutnya para dubes kita yang tersebar di seluruh pelosok dunia memperbanyak even ke-Indonesiaan dalam rangka mengenalkan keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia sebagai upaya meng-expose Indonesia di dunia internasional. Sedangkan program di dalam sendiri menggiatkan untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi yang bersifat nasional. Usaha-Usaha yang kreatif sebagai upaya menggaungkan bahasa dan budaya Indonesia yang mulai ditinggal oleh penduduknya sangat perlu untuk pengembangan ke depannya. Jikalau hal ini tetap dipelihara dan dilaksanakan secara terukur maka bahasa Indonesia akan tetap kita dengan di masyarakat kita.

Tugas 1 "Pengaruh Bahasa Pergaulan Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia"

 Bahasa Gaul Diminati Kalangan Remaja
 
Secara tidak langsung dan tanpa disadari perkembangan bahasa Indonesia dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Kemunduran dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar kian terasa. Dengan munculnya bahasa gaul, bahasa Indonesia seperti terkalahkan.
Penggunaan bahasa gaul di era gobalisasi ini menurunkan eksistensi bahasa Indonesia sehingga membuat para remaja semakin sulit mengetahui bahasa Indonesia yang baik dan benar. Maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan dapat membuat orang-orang tak sadar bahwa bahasa itu bukan bahasa yang baik dan benar. Mereka akan beranggapan bahwa bahasa gaul itu menjadi hal yang biasa. Semakin terbiasa menggunakan bahasa gaul semakin terlupakan bahasa Indonesia.
 
 Zaman sekarang, hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah sulit untuk bisa masuk dalam global competition. Apalagi posisi negara kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan kontribusi dari negara lain khususnya negara maju.Dan dengan apakah agar kontribusi itu bisa diterima ? apalagi kalaubukan BAHASA . Setiap individu setidaknya bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa internasional. kita tahu bahwa bahasa internasional Bahasa Inggris.untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dari negara lain, orang tersebut pasti menggunakan bahasa inggris. Tidak terkecuali orang indonesia.Bahasa inggris, dimana merupakan bahasa asing di negara indonesia, mempunyai peranan besar bagi indonesia itu sendiri. Pengaruh yang diberi pun beraneka ragam. Ada yang memberikan pengaruh positif dan tidak jarang juga ada yang meberikan pengaruh negatif.dengan keberadaan bahsasa inggris ( bahasa asing ) sebagai bahasa internasional, pendidikan indonesia mulai dari taman bermain sampai dengan universitas memiliki kurikulum dan pelajaran tentang bahasa inggris. Ini dilakukan agar sumber daya manusia indonesia dapat ikut andil dalam globalisasi dunia. pengaruh yang cukup positif bukan.Pengaruh negatif dari bahasa asing itu sendiri ada. Belakangan ini, pengaruh negatif dari bahasa asing tersebut sudah terlihat seperti pada perkembangan anak. Cara pemakaian bahasa belakang ini yang sedang populer di semua kalangan adalah penggunaan bahasa campur aduk. bahasa indonesia dikombinasikan dengan bahasa asing. banyak anak – anak sekarang yang merasa lebih percaya diri dan gaul jika menggunakan bahasa campur aduk tersebut. Ini jelas mengurangi kekaedahan dan keabsahan akan bahasa indonesia yang menjadi bahasa persatuan itu sendiri. Sejarah juga mencatat, bahwa presiden pertama republik indonesia, Soekarno pernah menggunakan tiga bahasa sekaligus dalam pidatonya. Dalam pidatonya tersebut, beliau menggunakan bahasa indonesia, yang dicampuradukan dengan bahasa sunda dan bahasa belanda. Tidak hanya soekarno, aktivis nasional Soe Hok Gie, dalam bukunya catatan demostran, biasa mencampur bahasa indonesia dengan bahasa inggris.itu pun berlangsung pada buku – buku lain sampai sekarang bukan?. Jadi, ada dua pengaruh bahasa asing terhadap bahasa indonesia itu sendiri, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh negatif itu sendiri terlihat pada perkembangan anak yang tidak lagi memperdulikan keabsahan bahasa indonesia.
Contoh-contoh dampak negative masuknya bahasa asing selain diatas antara lain:
  1. Anak-anak mulai mengentengkan/menggampangkan untuk belajar bahasa Indonesia.
  2. Rakyat Indonesia semakinlama kelamaan akan lupa kalau bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan.
  3. Anak-anak mulai menganggap rendah bacaan Indonesia.
  4. Lama kelamaan rakyat Indonesia akan sulit mengutarakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  5. Mampu melunturkan semangat nasionalisme dan sikap bangga pada bahasa dan budaya sendiri.
Contoh-Contoh pengaruh positif bahasa asing bagi perkembangan anak antara lain :
  1. Mampu meningkatkan pemerolehan bahasa anak.
  2. Semakin banyak orang yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris maka akan semakin cepat pula proses transfer ilmu pengetahuan
  3. Menguntungkan dalam berbagai kegiatan (pergaulan internasional, bisnis, sekolah).
  4. Anak dapat memperoleh dua atau lebih bahasa dengan baik apabila terdapat pola sosial yang konsisten dalam komunikasi, seperti dengan siapa berbahasa apa, di mana berbahasa apa, atau kapan berbahasa apa.
  5. Anak akan melalui tahap perkembangan bahasa yang relatif sama meskipun setiap anak dapat mencapai tahap-tahap tersebut pada usia yang berbeda.
  6. Sangat baik untuk kondisi fisik dan kemampuan kerja otak.
Melawan Bahasa Gaul
Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas dimasyarakat masa depan, perlu adanya usaha saat ini untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional. Para orangtua, guru dan pemerintah sangat dituntut kinerja mereka dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan anak-anak terhadap bahasa Indonesia. Dengan demikian, pemakaian bahasa Indonesia secara baik dan benar pada saat ini dan masa mendatang akan semakin meningkat.
Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern, perlu adanya tindakan nyata dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional, bahasa pemersatu dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.
Berkaitan dengan pemakaian bahasa gaul dalam dunia nyata dan dunia fiksi yang menyebabkan interferensi ke dalam Bahasa Indonesia dan pergeseran Bahasa Indonesia di atas, ada hal-hal yang perlu dilakukan. Antara lain:
Pertama, menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para penerus bangsa, Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus diutamakan penggunaannya. Dengan demikian, mereka lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar daripada bahasa gaul.
Kedua, menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri generasi bangsa dan juga masyarakat luas untuk memperkukuh Bangsa Indonesia dengan penggunaan Bahasa Indonesia. Sebagaimana yang kita ketahui, bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu yang dapat kita gunakan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menanamkan semangat, masyarakat Indonesia akan lebih mengutamakan Bahasa Indonesia daripada menggunakan bahasa gaul.
Ketiga, meningkatkan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan di perguruan tinggi. Para siswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia dalam bentuk dialog dan monolog pada kegiatan bermain drama, diskusi kelompok, penulisan artikel dan makalah dan juga dalam bentuk penulisan sastra seperti cerpen dan puisi.

Senin, 12 November 2012

Apa sih Bedanya bayi tabung n bayi normal?




Bayi tabung bukan hal baru lagi di Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin banyak pasangan suami istri yang mengikuti program tersebut.
Ketua Perkumpulan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri) dr. Soegiharto Soebijanto, Sp.OG(K) mengatakan bahwa semakin banyak pasien yang melakukan bayi tabung. Diperkirakan ada sekitar tiga ribu pasien per tahun yang melakukan program ini. Meskipun tenaga kesehatan yang tersedia di Indonesia masih terbatas.

"Pasangan usia subur di Indonesia sebesar 47 juta, yang ngga punya anak 15 persen. Sedangkan dokter yang menangani bayi tabung masih sedikit, 50 orang untuk 20 rumah sakit," ucap Soegiharto.
Hambatan yang program bayi tabung, lanjut Soegiharto, keberhasilannya belum dapat mencapai angka 100 persen. Pasutri yang melakukan bayi tabung tahun ini bisa berhasil, tetapi tahun selanjutnya dapat gagal.
"Sebab gagal apa, ya nggak tahu. Yang pasti nggak ada perbedaan anak yang dilahirkan normal dengan bayi tabung. Dia sehat, berprestasi, malah pasien saya udah ada yang jadi dokter, dia lahir tahun 1989," kisah dokter dari RSCM tersebut.

Bayi tabung pertama kali ada di Indonesia tahun 1987. Awalnya rumah sakit yang dapat melakukan program ini hanyalah RSCM dan RS Harapan Kita. Namun sekarang ada sekitar 20 rumah sakit yang tersebar di delapan kota. Di Jakarta terdapat RSCM, RS Bunda Menteng, RS Asri, RS Gading Pluit, RS Sammarie, RSPAD, RSIA Family Pluit Mas, RS Harapan Kita, RS dan Abdi Waluyo.