Rabu, 02 Juli 2014
Senin, 09 Juni 2014
Senin, 05 Mei 2014
Senin, 07 April 2014
Jumat, 10 Januari 2014
Sabtu, 23 November 2013
Senin, 18 November 2013
Rabu, 06 November 2013
Jumat, 14 Juni 2013
Senin, 01 April 2013
Minggu, 20 Januari 2013
Selasa, 15 Januari 2013
Senin, 14 Januari 2013
Analisis Artikel
Finally.....Tugas tulisan terakhir adalah menganalisis sebuah artikel
http://www.untukku.com/artikel-untukku/mengobati-sakit-karena-penghianatan-cinta-untukku.html
Analisinya.....
Pada bagian "Bangun tidur di pagi hari terus mandi", Kata "terus" pada kalimat ini tidak begitu tepat, lebih tepat jika menggunakan kata "kemudian".
"Namun saya sadar selama hidup di dunia permasalahan selalu ada" , Kata "Permasalahan" lebih enak diganti menjadi "Masalah"
"Ina dan Ita bersahabat sejak kecil. Tak tahu kapan persisnya" , Kata "Tak tahu" diganti menjadi "Tidak Tahu"
"Mungkin sejak keluarga mereka boyongan ke perumahan baru di daerah Rungkut", Kata "boyongan" merupakan bahasa tidak tepat, bisa diganti "berboyong-boyong"
Demikian analisis yang saya buat, semoga memiliki banyak manfaat.....
http://www.untukku.com/artikel-untukku/mengobati-sakit-karena-penghianatan-cinta-untukku.html
Analisinya.....
Pada bagian "Bangun tidur di pagi hari terus mandi", Kata "terus" pada kalimat ini tidak begitu tepat, lebih tepat jika menggunakan kata "kemudian".
"Namun saya sadar selama hidup di dunia permasalahan selalu ada" , Kata "Permasalahan" lebih enak diganti menjadi "Masalah"
"Ina dan Ita bersahabat sejak kecil. Tak tahu kapan persisnya" , Kata "Tak tahu" diganti menjadi "Tidak Tahu"
"Mungkin sejak keluarga mereka boyongan ke perumahan baru di daerah Rungkut", Kata "boyongan" merupakan bahasa tidak tepat, bisa diganti "berboyong-boyong"
Demikian analisis yang saya buat, semoga memiliki banyak manfaat.....
TELAAH KALIMAT EFEKTIF
PENGERTIAN
Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.
Ciri-ciri kalimat efektif:
1. KESEPADANAN STRUKTUR BAHASA
• Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.
• Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
• Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok.
• Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.
BEBERAPA CIRI KESEPADANAN
• Mempunyai struktur jelas.
• Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
• Tidak terdapat subjek ganda.
• Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Contoh-contoh Kesepadanan
• Kepada setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi = subyeknya tidak jelas.
• Tentang kelangkaan pupuk mendapat keterangan para petani. à unsur S-P-O tidak berkaitan erat
Mestinya…
• Setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi.
• Para petani mendapat keterangan tentang kelangkaan pupuk.
2. KEPARALELAN ATAU KESEJAJARAN BENTUK
• Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat.
• Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan nomina.
• Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.
Contoh-contoh Kepararelan:
1. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah pengecatan tembok, memasang lampu, pengujian sistem pembagian air, dan menata ruang.
2. Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara wajar
3. KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA
• Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.
• Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:
1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
2. Melakukan pengulangan (repetisi)
3. Melakukan pengontrasan kata kunci
4. Menggunakan partikel penegas
Penekanan Kata :
1. Menempatkan kata yang ditonjolkan di awal kalimat.
Sumitro menjelaskan bahwa manusia mempunyai kecenderungan tidak puas.
Persoalan itu dapat diselesaikan dengan mudah.
2. Repetisi
– Saudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi
– Pembangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi, tidak hanya berdimensi ekonomi tapi juga dimensi politik, dimensi sosial, dan dimensi budaya
3. Pengontrasan kata kunci
– Informasi ini tidak bersifat sementara, tetapi bersifat tetap.
– Peserta kegiatan ini adalah laki-laki, bukan perempuan.
4. Partikel Penegas
– Andalah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu
– Meskipun hujan turun, Ia tetap bersemangat berangkat ke sekolah
4. KEHEMATAN KATA
Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu jadi kata menjadi padat berisi.
Dapat dilakukan dengan cara:
Menghilangkan pengulangan subyek
Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
Mestinya menggilangkan kata ia
Mestinya menggilangkan kata warna
Mestinya menggilangkan kata ke atas
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
Ia mengambil semua jeruk-jeruk yang masih ada di meja.
5.KESATUAN GAGASAN
Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat.
Contoh:
Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.
6.KELOGISAN
Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
Contoh:
Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki
Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.
Sumber : suhandiah.ppt.bahasa indonesia
Kalimat efektif ialah kalimat yang benar, jelas, dan mempunyai makna yang mudah dipahami oleh pembaca secara tepat.
Ciri-ciri kalimat efektif:
1. KESEPADANAN STRUKTUR BAHASA
• Kesepadanan ialah keseimbangan antara gagasan dan struktur bahasa yang digunakan.
• Kesepadanan kalimat dibangun melalui kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.
• Kesatuan menunjuk bahwa dalam satu kalimat hendaknya hanya ada satu ide pokok.
• Satu ide pokok tidak diartikan sebagai ide tunggal, tetapi ide yang dapat dikembangkan ke dalam beberapa ide penjelas.
BEBERAPA CIRI KESEPADANAN
• Mempunyai struktur jelas.
• Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan tidak menggunakan kata depan: di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya yang ditempatkan di depan subjek.
• Tidak terdapat subjek ganda.
• Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Contoh-contoh Kesepadanan
• Kepada setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi = subyeknya tidak jelas.
• Tentang kelangkaan pupuk mendapat keterangan para petani. à unsur S-P-O tidak berkaitan erat
Mestinya…
• Setiap pengendara mobil di Surabaya harus memiliki surat izin mengemudi.
• Para petani mendapat keterangan tentang kelangkaan pupuk.
2. KEPARALELAN ATAU KESEJAJARAN BENTUK
• Keparalelan atau kesejajaran bentuk adalah terdapatnya unsur-unsur yang sama derajatnya, sama pola atau susunan kata dan frasa yang dipakai di dalam kalimat.
• Bila bentuk pertama menggunakan nomina, bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan nomina.
• Demikian pula bila menggunakan bentuk-bentuk lain.
Contoh-contoh Kepararelan:
1. Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah pengecatan tembok, memasang lampu, pengujian sistem pembagian air, dan menata ruang.
2. Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara wajar
3. KETEGASAN ATAU PENEKANAN KATA
• Merupakan perlakuan khusus pada kata tertentu dalam kalimat sehingga berpengaruh terhadap makna kalimat secara keseluruhan.
• Ada beberapa cara penekanan dalam kalimat:
1. Meletakkan kata yang ditonjolkan itu pada awal kalimat
2. Melakukan pengulangan (repetisi)
3. Melakukan pengontrasan kata kunci
4. Menggunakan partikel penegas
Penekanan Kata :
1. Menempatkan kata yang ditonjolkan di awal kalimat.
Sumitro menjelaskan bahwa manusia mempunyai kecenderungan tidak puas.
Persoalan itu dapat diselesaikan dengan mudah.
2. Repetisi
– Saudara-saudara, kita tidak suka dibohongi, kita tidak suka ditipu, kita tidak suka dibodohi
– Pembangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi, tidak hanya berdimensi ekonomi tapi juga dimensi politik, dimensi sosial, dan dimensi budaya
3. Pengontrasan kata kunci
– Informasi ini tidak bersifat sementara, tetapi bersifat tetap.
– Peserta kegiatan ini adalah laki-laki, bukan perempuan.
4. Partikel Penegas
– Andalah yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah itu
– Meskipun hujan turun, Ia tetap bersemangat berangkat ke sekolah
4. KEHEMATAN KATA
Kehematan adalah upaya menghindari pemakaian kata yang tidak perlu jadi kata menjadi padat berisi.
Dapat dilakukan dengan cara:
Menghilangkan pengulangan subyek
Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata
Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
- Contoh Menghilangkan pengulangan subyek
Mestinya menggilangkan kata ia
- Contoh Menghindarkan pemakaian superordinate pada hiponimi kata
Mestinya menggilangkan kata warna
- Contoh Menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat
Mestinya menggilangkan kata ke atas
Kehematan dengan tidak menjamakkan kata yang sudah jamak
Ia mengambil semua jeruk-jeruk yang masih ada di meja.
5.KESATUAN GAGASAN
Kesatuan gagasan adalah terdapatnya satu ide pokok dalam sebuah kalimat.
Contoh:
Berdasarkan agenda sekretaris manajer personalia akan memberi pengarahan kepada pegawai baru.
6.KELOGISAN
Kelogisan adalah terdapatnya arti kalimat yang logis/masuk akal dan penulisannya sesuai EYD.
Contoh:
Karena lama tinggal di asrama putra, anaknya semua laki-laki
Kepada ibu Intha, waktu dan tempat kami persilakan.
Jalur ini terhambat oleh iring-iringan jenazah.
Sumber : suhandiah.ppt.bahasa indonesia
KATA SERAPAN
Tugas Tulisan B.Indonesia
Contoh- contoh Kata Serapan (Bidang Sistem Informasi)
3. Install
15. Beaconing
Contoh- contoh Kata Serapan (Bidang Sistem Informasi)
1. Remove
Artinya adalah menghapus, tapi maksudnya bukan menghapus mantan dari
ingatan kamu loh ya... dalam bidang IT ini berarti membuang atau
menghapus suatu program, file, data atau apapun.
2. Backup
Artinya dalam dunia IT ini sering dibicarakan, misal "eh komputer gue kena virus
nih, tolong install ulang ya! tapi filenya di backup dulu" nah backup
disini dimaksudkan untuk mengamankan data kita supaya tidak hilang.
Artinya adalah memasang dalam bidang IT biasanya diartikan memasang
suatu program / aplikasi ke dalam sebuah perangkat.
4. Ethernet Cable
Semua
kabel media untuk jaringan Ethernet. Contoh Ethernet Cable yaitu kabel
jenis 10base5, UTP/STP.
5. Booting
Adalah proses pengenalan atau inisialisasi software terhadap hardware
dan itu dilakukan setelah proses POST.
6. For...Next
Pernyataan
dalam bahasa pemrograman untuk melakukan perulangan satu atau
serangkaian instruksi. Digunakan apabila telah diketahui dengan jelas
berapa kali hams melakukan perulangan.
7. ACL (Access Control Unit)
Metode untuk membatasi penggunaan layanan secara selektif yaitu dengan
membuat daftar layanan mana yang boleh diakses maupun tidak oleh host
tertentu
8. Restore
Artinya adalah mengembalikan file yang sudah kita backup tadi ke tempat
semula.
9. Active X
Lingkungan
pemrograman yang dilakukan oleh Microsoft untuk menciptakan sistem yang
aktif pada halaman Web, yang juga mendukung Java, JavaScript, Visual
Basic dan bahasa-bahasa pemrograman lainnya yang semuannya itu terbatas
dan hanya dapat digunakan pada Internet Explorer.
10. Add in
Peralatan
tambahan yang dipasangkan pada salah satu board yang tersedia.
11. Abort
Adalah perintah untuk membatalkan jalannya suatu program secara paksa
dan mengmbalikan ke sistem operasi
12. AI (Artificial intelegent)
Ilmu
yang mengembangkan komputer supaya dapat bekerja dan berpikir serta
mengambil keputusan seperti layaknya manusia.
13. Algorithm
Urutan
langkah-langkah yang diperlukan untuk memecahkan perhitungan logika
atau matematika
14. BCD (Binary Coded Desimal)
Sebuah
sistem sandi yang umum digunakan untuk menyatakan angka desimal secara
digital.
Suatu
kondisi yang timbul saat ditemukan keadaan error. Kondisi tersebut
mencegah terjadinya komunikasi sepanjang keadaan error belum diatasi.
16. Beep
Suara
yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya
kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan
dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.
17. Beta
Dalam
dunia pemrograman software, Beta adalah tahap akhir penyempurnaan
software. Software yang masih berstatus Beta dimungkinkan masih memiliki
"bug" di dalamnya.
18. Character Oriented Protokol
Jenis
protokol data link yang menggunakan kode tertentu yang sudah disepakati
untuk mengirimkan informasi serta mengendalikan transmisi.
19. CHDIR
Perintah
untuk pindah atau mengaktifkan direktori dalam lingkungan sistem
operasi DOS. Penulisan perintah ini sering disingkat dengan "cd" diikuti
nama direktori tujuan
20. ChkDSK
Program
untuk mengecek keadaan dan isi dari sebuah disk dalam sistem operasi
DOS. Sebelumnya hams memiliki file CHKDSK.EXE dahulu.
21. Client-Server
Suatu
bentuk arsitektur dimana client adalah perangkat yang menerima yang
akan menampilkan antarmuka pemakai dan menjalankan aplikasi (komputer )
dan server adalah perangkat yang menyediakan dan bertindak sebagai
pengelola aplikasi, data dan keamanannya (server atau mainframe).
22. BCS (Block Check Sequence)
Akhir
dari deretan bit isi suatu register geser; digunakan untuk melakukan
pengecekan kesalahan pada transmisi data antar komputer.
23. Command
Sebutan
untuk kata-kata yang meminta komputer melaksanakan sesuatu tugas
24. Command Line
Perintah
berupa teks yang diketikkan dengan tujuan untuk berinteraksi dengan
sistem komputer.
25. Execute
Instruksi
menjalankan program yang telah dikompilasi oleh komputer.
Selasa, 13 November 2012
Tugas 2 "Peranan Bahasa Indonesia Dalam Era Globalisasi"
Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi
Setiap
makhluk hidup membutuhkan komunikasi. Mereka membentuk sebuah
komunitas yang memunyai kesepakatan-kesepakatan tertentu untuk memaknai
sebuah kode yang disampaikan oleh si komunikan. Manusia pun tidak bisa
lepas dari komunikasi. Ada dua macam jenis komunikasi, yaitu
komunikasi secara linguistik dan paralinguistik. Komunikasi secara
linguistik ini lazimnya digunakan oleh manusia, itulah yang membedahkan
manusia dengan hewan karena manusia dapat menggunakannya dengan
segenap akal pikiran. Sedangkan komunikasi paralinguistik yang lazimnya
digunakan oleh hewan melalui kualitas suara, gerak tubuh, jarak dan
isyarat.
Bahasa
adalah sebuah sistem lambang yang berupa bunyi, bersifat arbitrer,
produktif, dinamis, beragam, dan manusiawi (Alwasilah, 1995:14). Bahasa
memunyai peran penting dalam keseharian manusia. Bahasa itulah yang
menerjemahkan segala keinginan manusia untuk memperoleh tujuannya. Dari
bahasa itulah muncullah berbagai macam bahasa dunia sebagai pertanda
produktivitas manusia. Di Indonesia kita mengenal bahasa nasional kita
yaitu bahasa Indonesia. Selain itu juga ada bahasa-bahasa daerah yang
menjadi penopang berdirinya bahasa Indonesia. Jika kita menilik
kebelakang tentang perkembangan sejarah bahasa Indonesia kita tahu bahwa
bahasa Indonesia adalah bahasa yang berdiri sendiri dan terpisah dari
bahasa Melayu. Bahasa Indonesia adalah hasi pertumbuhan sosial budaya
bangsa sepanjang sejarah. Sutan Takdir Alisjahbana (1957:35) mengatakan “
bahasa Indonesia ialah bahasa perhubungan yang berabad-abad tumbuh
perlahan di kalangan penduduk asia selatan dan yang setelah bangkitnya
pergerakan kebangsaan rakyat Indonesia pada permulaan abad kedua puluh
dengan insaf diangkat dan dijunjung sebagai bahasa persatuan”. Meskipun
dalam perkembangannya kita juga tidak bisa lepas dari peran bahasa
Melayu tetapi bahasa Indonesia perlahan memisahkan diri dari bahasa
Melayu dan berdiri sendiri karena bahasa Indonesia bersifat fleksibel.
Hal ini dibuktikan dengan diterimanya bahasa Indonesia di seluruh
kalangan rakyat Indonesia setelah disahkan menjadi bahasa nasional pada
28 Oktober 1928 yang ditandai Sumpah Pemuda.
Dari
bahasa inilah kita bisa meningkatkan nasionalisme kita. Bertahun-tahun
kita tertindas oleh Belanda karena salah satu faktor kita adalah lemah
dalam hal komunikasi antara daerah yang masing-masing daerah memunyai
bahasa daerah sendiri-sendiri. Dibalik kemerdekaan RI yang
diproklamsikan pada 17 Agustus 1945 ada peran bahasa Indonesia yang
menjadi pemersatu hubungan antar daerah. Dari situ rakyat Indonesia
mengerti maksud yang diinginkan oleh tokoh-tokoh negeri ini. Kesadaran
untuk menggunakan bahasa Indonesia sangat tinggi di kalangan masyarakat
kita. Maka, tidaklah salah jika bahasa Indonesia di sahkan dalam
Pembukaan UUD 1945 sebagai bahasa Nasional. Lambat laun seiring
berjalannya zaman dan perkembangan ilmu teknologi kesadaran berbahasa
Indonesia di kalangan masyarakat Indonesia mulai meluntur. Mereka lebih
bangga berlogat asing atau kebarat-baratan. Di era modern ini, pengaruh
budaya asing termasuk sangatla muda masuk di negeri kita tidak
terkecuali bahasa. Bahasa global mulai mempengaruhi aktivitas komunikasi
masyarakat kita. Banyak sekali iklan-iklan yang menggunakan lebel
asing. Mereka lebih yakin menggunakan bahasa asing ketimbang bahasa
Indonesia karena dinilai bahasa asing lebih memunyai daya saing dan jual
yang tinggi disbanding dengan menggunakan lebel bahasa Indonesia.
Ironis
memang. Di tengah perkembangan zaman globalisasi ini semua aspek bisa
terpengaruhi. Tak terkecuali bahasa kita. Jika kita menelaah panjang ke
belakang bagaimana perjuangan para pendahulu kita untuk memersatukan
negeri ini, mengusir penjajah dari bumi pertiwi dengan segenap jiwa
raga, setelah tujuan sudah digemgam dan tinggal menikmatinya kita malah
ingin kembali mengulang masa kelam sejarah bangsa ini dengan
memetingkan menggunakan bahasa asing.
Di
dunia pendidikan pun tidak terlepas dari kekangan globalisasi. Banyak
sekolah yang merebut nama RSBI yang lebih mengandalkan kemampuan
berbahasa asing. Justru di pendidikan inilah harus bisa menjadi filter
derasnya arus globalisasi. Dalam hal ini sah-sah saja jika ingin
mempelajari budaya dan bahasa asing sebagai bentuk aktualisasi bangsa
terhadap dunia global agar kita tidak kalah bersaing di kanca
internasional. Tetapi, kita harus menjaga pusaka bangsa ini yang berupa
bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa perjuangan yang akan
selalu digunakan untuk bermasyarakat. Alangkah sedihnya jika kita
sebagai penutur asli bahasa Indonesia tidak lagi menghiraukan bahasa
sendiri. Lebih-Lebih kita sudah lupa bahwa bahasa Indonesia adalah
bahasa nasional. Bahasa asing selayaknya digunakan sebagai bentuk
pembelajaran yang bersifat tak baku. Artinya, bisa dilakukan hanya di
kalangan sekolah dan sebatas bisa mengucapkan saja. Secara
sosiolinguistik jika mengacu pada tempat terjadinya komunikasi dan
melihat kondisi masyarakat bahasa sekitar sangat mubazir penggunaan
bahasa asing karena penutur masyarakat bahasa kita menggunakan bahasa
Nasional. Lain halnya jika kita berada di luar Indonesia atau masyarakat
penutur bahasa Indonesia, maka kita wajib menggunakan bahasa asing
sebagai bahasa internasional yang digunakan oleh seluruh masyarakat
bahasa di negara manapun. Hal itu akan terasa sekali manfaatnya
dibandingkan dengan penggunaan di lingkungan masyarakat bahasa Nasional.
Tameng
utama untuk membendung arus globalisasi adalah lewat dunia pendidikan.
Apalagi Kemendikbud mencanangkan pendidikan karakter. Di sinilah peran
sekolah untuk kembali bangun dari ketidaksadarannya akan penggunaan
bahasa asing yang berlebihan. Bahasa Indonesia adalah salah satu
karakter bangsa yang wajib dijunjung tinggi dan dijaga kelestariannya
sebagai bentuk penghargaan kita kepada para pejuang yang telah
menghadiahkan sebuah kemerdekaan untuk anak cucunya. Bila lewat
pendidikan tidak bisa mencegahnya maka kita bisa melihat bahwa bahasa
Indonesia tinggal nama dan sejarah saja.
Semakin
banyaknya sekolah-sekolah yang menggiatkan muridnya untuk berbahasa
asing tanpa adanya filter dan pengarahan yang tepat lambat laun bahasa
Indonesia akan ditinggal oleh masyarakat bahasa itu sendiri.
Keterbiasaan yang diajarkan di sekolah akan di bawah oleh murid kedalam
kesehariaannya untuk diprakteknya. Kalau bahasa Indonesia sudah
ditinggal oleh penutur aslinya maka pendidikan di negeri kita gagal
mencetak murid yang berkarakter.
Apakah kita tidak bisa menginternasionalkan bahasa Indonesia?
Pertanyaan
di atas terdengar konyol atau hanya impian yang mengada-ada. Kita
perlu belajar dari bangsa Inggris bagaimana bahasa mereka menjadi
bahasa internasiol. Salah faktor yang bisa kita pelajari dari bangsa
Inggris untuk membangun kekuatan bahasanya adalah membangun ekonomi
negeri dengan berbasis keindonesiaan. Artinya, para penggiat ekonomi
tidak usah malu-malu lagi untuk member label nama Indonesia pada setia
produk yang dikelolanya. Sehingga dengan demikian masyarakat dunia akan
mengenal bahasa Indonesia. Kita sebagai penutur asli bahasa Indonesia
memunyai tugas yang tak kalah pentingnya seperti para pahlawan kita
merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, yaitu membuat bahasa
Indonesia memunyai daya jual yang tinggi di mata dunia internasional.
Demikian itulah yang akan membuat bahasa Indonesia dikenal sehingga
orang akan penasaran untuk memperlajari bahasa Indonesia.
Masyarakat
penutur bahasa Indonesia pun sudah banyak yang hidup dan mencari
penghidupan di luar Indonesia. Sepatutnya mereka tidak malu lagi ketika
bertemu dengan sesama orang Indonesia untuk berbahasa Indonesia, dengan
demikian secara tak sadar membuat orang yang tidak kenal dengan pola
komunikasi kita akan mencari tahu bahasa apa yang kita gunakan dan dari
mana asalnya. Lingkungan kerja yang heterogen membuat orang di luar
komunitas Indonesia mudah mengenali pola komunikasi kita. Dari situlah
mereka akan mencoba menggali lebih dalam tentang kebahasaan kita.
Sehingga dari situ kita sudah mengajak orang untuk berbahasa Indonesia
meskipun dalam taraf pasif.
Ragam
budaya Indonesia bisa dijadikan alat untuk mempromosikan bahasa
Indonesia di luar Indonesia. Kita sering menjumpai orang asing atau para
turis yang berkunjung ke Indonesia tertarik untuk mempelajari budaya
negara kita. Sepatutnya para dubes kita yang tersebar di seluruh pelosok
dunia memperbanyak even ke-Indonesiaan dalam rangka mengenalkan
keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia sebagai upaya meng-expose
Indonesia di dunia internasional. Sedangkan program di dalam sendiri
menggiatkan untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi
yang bersifat nasional. Usaha-Usaha yang kreatif sebagai upaya
menggaungkan bahasa dan budaya Indonesia yang mulai ditinggal oleh
penduduknya sangat perlu untuk pengembangan ke depannya. Jikalau hal ini
tetap dipelihara dan dilaksanakan secara terukur maka bahasa Indonesia
akan tetap kita dengan di masyarakat kita.
Tugas 1 "Pengaruh Bahasa Pergaulan Dalam Perkembangan Bahasa Indonesia"
Bahasa Gaul Diminati Kalangan Remaja
Secara
tidak langsung dan tanpa disadari perkembangan bahasa Indonesia dari waktu ke
waktu mengalami perubahan. Kemunduran dalam penggunaan bahasa Indonesia yang
baik dan benar kian terasa. Dengan munculnya bahasa gaul, bahasa Indonesia
seperti terkalahkan.
Penggunaan
bahasa gaul di era gobalisasi ini menurunkan eksistensi bahasa Indonesia
sehingga membuat para remaja semakin sulit mengetahui bahasa Indonesia yang
baik dan benar. Maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan dapat membuat orang-orang
tak sadar bahwa bahasa itu bukan bahasa yang baik dan benar. Mereka akan
beranggapan bahwa bahasa gaul itu menjadi hal yang biasa. Semakin terbiasa
menggunakan bahasa gaul semakin terlupakan bahasa Indonesia.
Zaman sekarang, hanya bisa menggunakan satu bahasa saja sangatlah
sulit untuk bisa masuk dalam global competition. Apalagi posisi negara
kita yaitu sebagai negara berkembang yang masih memerlukan bantuan dan
kontribusi dari negara lain khususnya negara maju.Dan dengan apakah agar
kontribusi itu bisa diterima ? apalagi kalaubukan BAHASA . Setiap
individu setidaknya bisa menggunakan bahasa asing atau bahasa
internasional. kita tahu bahwa bahasa internasional Bahasa Inggris.untuk
bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dari negara lain,
orang tersebut pasti menggunakan bahasa inggris. Tidak terkecuali orang
indonesia.Bahasa inggris, dimana merupakan bahasa asing di negara
indonesia, mempunyai peranan besar bagi indonesia itu sendiri. Pengaruh
yang diberi pun beraneka ragam. Ada yang memberikan pengaruh positif dan
tidak jarang juga ada yang meberikan pengaruh negatif.dengan keberadaan
bahsasa inggris ( bahasa asing ) sebagai bahasa internasional,
pendidikan indonesia mulai dari taman bermain sampai dengan universitas
memiliki kurikulum dan pelajaran tentang bahasa inggris. Ini dilakukan
agar sumber daya manusia indonesia dapat ikut andil dalam globalisasi
dunia. pengaruh yang cukup positif bukan.Pengaruh negatif dari bahasa
asing itu sendiri ada. Belakangan ini, pengaruh negatif dari bahasa
asing tersebut sudah terlihat seperti pada perkembangan anak. Cara
pemakaian bahasa belakang ini yang sedang populer di semua kalangan
adalah penggunaan bahasa campur aduk. bahasa indonesia dikombinasikan
dengan bahasa asing. banyak anak – anak sekarang yang merasa lebih
percaya diri dan gaul jika menggunakan bahasa campur aduk tersebut. Ini
jelas mengurangi kekaedahan dan keabsahan akan bahasa indonesia yang
menjadi bahasa persatuan itu sendiri. Sejarah juga mencatat, bahwa
presiden pertama republik indonesia, Soekarno pernah menggunakan tiga
bahasa sekaligus dalam pidatonya. Dalam pidatonya tersebut, beliau
menggunakan bahasa indonesia, yang dicampuradukan dengan bahasa sunda
dan bahasa belanda. Tidak hanya soekarno, aktivis nasional Soe Hok Gie,
dalam bukunya catatan demostran, biasa mencampur bahasa indonesia dengan
bahasa inggris.itu pun berlangsung pada buku – buku lain sampai
sekarang bukan?. Jadi, ada dua pengaruh bahasa asing terhadap bahasa
indonesia itu sendiri, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh negatif itu sendiri terlihat pada perkembangan anak yang tidak
lagi memperdulikan keabsahan bahasa indonesia.
Contoh-contoh dampak negative masuknya bahasa asing selain diatas antara lain:
Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas dimasyarakat masa depan, perlu adanya usaha saat ini untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional. Para orangtua, guru dan pemerintah sangat dituntut kinerja mereka dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan anak-anak terhadap bahasa Indonesia. Dengan demikian, pemakaian bahasa Indonesia secara baik dan benar pada saat ini dan masa mendatang akan semakin meningkat.
Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern, perlu adanya tindakan nyata dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional, bahasa pemersatu dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.
Berkaitan dengan pemakaian bahasa gaul dalam dunia nyata dan dunia fiksi yang menyebabkan interferensi ke dalam Bahasa Indonesia dan pergeseran Bahasa Indonesia di atas, ada hal-hal yang perlu dilakukan. Antara lain:
Pertama, menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para penerus bangsa, Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus diutamakan penggunaannya. Dengan demikian, mereka lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar daripada bahasa gaul.
Kedua, menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri generasi bangsa dan juga masyarakat luas untuk memperkukuh Bangsa Indonesia dengan penggunaan Bahasa Indonesia. Sebagaimana yang kita ketahui, bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu yang dapat kita gunakan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menanamkan semangat, masyarakat Indonesia akan lebih mengutamakan Bahasa Indonesia daripada menggunakan bahasa gaul.
Ketiga, meningkatkan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan di perguruan tinggi. Para siswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia dalam bentuk dialog dan monolog pada kegiatan bermain drama, diskusi kelompok, penulisan artikel dan makalah dan juga dalam bentuk penulisan sastra seperti cerpen dan puisi.
Contoh-contoh dampak negative masuknya bahasa asing selain diatas antara lain:
- Anak-anak mulai mengentengkan/menggampangkan untuk belajar bahasa Indonesia.
- Rakyat Indonesia semakinlama kelamaan akan lupa kalau bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan.
- Anak-anak mulai menganggap rendah bacaan Indonesia.
- Lama kelamaan rakyat Indonesia akan sulit mengutarakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
- Mampu melunturkan semangat nasionalisme dan sikap bangga pada bahasa dan budaya sendiri.
- Mampu meningkatkan pemerolehan bahasa anak.
- Semakin banyak orang yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris maka akan semakin cepat pula proses transfer ilmu pengetahuan
- Menguntungkan dalam berbagai kegiatan (pergaulan internasional, bisnis, sekolah).
- Anak dapat memperoleh dua atau lebih bahasa dengan baik apabila terdapat pola sosial yang konsisten dalam komunikasi, seperti dengan siapa berbahasa apa, di mana berbahasa apa, atau kapan berbahasa apa.
- Anak akan melalui tahap perkembangan bahasa yang relatif sama meskipun setiap anak dapat mencapai tahap-tahap tersebut pada usia yang berbeda.
- Sangat baik untuk kondisi fisik dan kemampuan kerja otak.
Untuk menghindari pemakaian bahasa gaul yang sangat luas dimasyarakat masa depan, perlu adanya usaha saat ini untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan dalam diri generasi bangsa terhadap Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional. Para orangtua, guru dan pemerintah sangat dituntut kinerja mereka dalam menanamkan dan menumbuhkembangkan pemahaman dan kecintaan anak-anak terhadap bahasa Indonesia. Dengan demikian, pemakaian bahasa Indonesia secara baik dan benar pada saat ini dan masa mendatang akan semakin meningkat.
Sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul yang digunakan oleh sebagian masyarakat modern, perlu adanya tindakan nyata dari semua pihak yang peduli terhadap eksistensi bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional, bahasa pemersatu dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.
Berkaitan dengan pemakaian bahasa gaul dalam dunia nyata dan dunia fiksi yang menyebabkan interferensi ke dalam Bahasa Indonesia dan pergeseran Bahasa Indonesia di atas, ada hal-hal yang perlu dilakukan. Antara lain:
Pertama, menyadarkan masyarakat Indonesia terutama para penerus bangsa, Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional harus diutamakan penggunaannya. Dengan demikian, mereka lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar daripada bahasa gaul.
Kedua, menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri generasi bangsa dan juga masyarakat luas untuk memperkukuh Bangsa Indonesia dengan penggunaan Bahasa Indonesia. Sebagaimana yang kita ketahui, bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu yang dapat kita gunakan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menanamkan semangat, masyarakat Indonesia akan lebih mengutamakan Bahasa Indonesia daripada menggunakan bahasa gaul.
Ketiga, meningkatkan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah dan di perguruan tinggi. Para siswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia dalam bentuk dialog dan monolog pada kegiatan bermain drama, diskusi kelompok, penulisan artikel dan makalah dan juga dalam bentuk penulisan sastra seperti cerpen dan puisi.
Senin, 12 November 2012
Apa sih Bedanya bayi tabung n bayi normal?
Bayi tabung bukan hal baru lagi di Indonesia. Hal ini terlihat dari
semakin banyak pasangan suami istri yang mengikuti program tersebut.
Ketua Perkumpulan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri) dr.
Soegiharto Soebijanto, Sp.OG(K) mengatakan bahwa semakin banyak pasien
yang melakukan bayi tabung. Diperkirakan ada sekitar tiga ribu pasien
per tahun yang melakukan program ini. Meskipun tenaga kesehatan yang
tersedia di Indonesia masih terbatas.
"Pasangan usia subur di Indonesia sebesar 47 juta, yang ngga punya
anak 15 persen. Sedangkan dokter yang menangani bayi tabung masih
sedikit, 50 orang untuk 20 rumah sakit," ucap Soegiharto.
Hambatan yang program bayi tabung, lanjut Soegiharto, keberhasilannya
belum dapat mencapai angka 100 persen. Pasutri yang melakukan bayi
tabung tahun ini bisa berhasil, tetapi tahun selanjutnya dapat gagal.
"Sebab gagal apa, ya nggak tahu. Yang pasti nggak ada perbedaan anak
yang dilahirkan normal dengan bayi tabung. Dia sehat, berprestasi, malah
pasien saya udah ada yang jadi dokter, dia lahir tahun 1989," kisah
dokter dari RSCM tersebut.
Bayi tabung pertama kali ada di Indonesia tahun 1987. Awalnya rumah
sakit yang dapat melakukan program ini hanyalah RSCM dan RS Harapan
Kita. Namun sekarang ada sekitar 20 rumah sakit yang tersebar di delapan
kota. Di Jakarta terdapat RSCM, RS Bunda Menteng, RS Asri, RS Gading
Pluit, RS Sammarie, RSPAD, RSIA Family Pluit Mas, RS Harapan Kita, RS
dan Abdi Waluyo.
Langganan:
Postingan (Atom)
